BAB I

PEMBAHASAN

  1. Definisi Belajar

Suatu usaha yang dilakukan dengan kesadaran sendiri yang merujuk pada interkasi seseorang (individu) dengan lingkungan, yang menghasilkan suatu perubahan yang terjadi melalui latihan dan pengalaman. Belajar meliputi segala perubahan baik berpikir, pengetahuan, informasi, kebiasaan, keterampilan, kemampuan (skill) maupun sikap dan nilai-nilai positif yang diperoleh dari belajar. Belajar tidak hanya di sekolah atau pun di kampus, akan tetapi belajar bisa dimana pun dan belajar melalui segalanya bahkan dari hal kecil pun. Bisa belajar dari pengalam hidup dan lain sebagainya.

Belajar merupakan suatu proses perubahan yang tidak baik menjadi lebih baik. Belajar adalah kunci pengetahuan dan merupakan jendela dunia. Belajar adalah suatu proses kehausan dengan ilmu dan keingin tahuan degan ilmu maupun pengetahuan. Dan sebuah proses yang dilakukan seseorang untuk mencari informasi tentang sesuatu yang bersifat baru. Belajar paling utama menumbuhkan ilmu yang mampu dijadikan menjadi sebuah senjata untuk bersaing menjadi lebih baik. Dengan ilmu seseorang bisa dibedakan dengan orang yang tidak berilmu dari pola pikir dan sudut pandang mengambil keputusan dalam bertindak dan dalam keadaan mempunyai masalah. Belajar dengan sungguh-sungguh membuat seseorang sukses baik di dalam sekolah maupun di luar lapangan (di tempat bekerja).

  1. Proses Belajar
  2. Proses Internal

Suatu proses belajar yang berasal dari dalam diri sendiri dan dari orang-orang terdekat. Seperti contoh :

  1. Belajar melalui guru atau dosen
  2. Belajar melalui teman
  3. Belajar melalui keluarga (orang tua)
  4. Proses Eksternal

Suatu proses belajar yang berasal dari luar linngkungan sekitar.

Seperti contoh :

  1. Belajar dari pengalaman
  2. Belajar dari internet
  3. Belajar dari buku
  4. Manfaat Atau Tujuan Belajar
  5. Untuk mendapatkan pengetahuan baru yang belum diketahui
  6. Menambah informasi atau wawasan
  7. Mampu memecahkan masalah yang dihadapi
  8. Menumbuhkan keterampilan dan skill
  9. Penanaman sikap mental yang baik
  10. Membangun budi pekerti atau tingkah laku yang baik
  11. Membangun pola pikir dan sudut pandang yang baik
  12. Perintah Menuntut Ilmu (Belajar) dalam Al-Qur’an dan Al-Hadist
  13. Perintah Dalam Al-Qur’an
  14. Al-Alaq {96} : 1-5

Artinya : “Bacalah dengan (menyebut) nama Tuhan-Mu yang menciptakan. Dia telah menciptakan manusia dari segumpal darah. Bacalah dan Tuhanmulah yang maha pemurah, yang mengajar (manusia) dengan perantara kalam (baca tulis). Dia mengajar kepada manusia apa yang tidak diketahuinya”.

  1. Az-Zumar {39} : 9

Artinya : Katakanlah : “adakah sama orang-orang yang mengetahui dengan orang-orang yang tidak mengetahui ? sesungguhnya orang yang berakallah yang dapat menerima pelajaran”.

  1. Al-Ashr {103} : 1-3

Artinya : “Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya menta’ati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran”.

  1. Al-Ankabut {29} : 43

Artinya : “Dan perumpamaan-perumpamaan ini kami buat untuk manusia dan tiada yang memahaminya kecuali orang-orang yang berilmu”.

 

 

 

  1. Perintah Dalam Al-Hadist
  2. Mencari ilmu itu wajib bagi setiap mukmin baik pria dan wanita

“Mencari ilmu itu wajib bagi setiap orang islam laki-laki dan perempuan”. (HR. Ibnu Abdul Barr)

  1. Belajar (mencari ilmu) sampai ke negeri cina

“Tuntutlah ilmu walaupun sampai ke negeri cina”. (HR. Ibnu Adi dan Al-Baihaqi dari Anas)

  1. Difardukan atas setiap muslim yang berakal

“Menuntut ilmu itu fardhu atas setiap muslim”. (HR. Abu Na’im dari Hadist Ali)

  1. Dimudahkan untuk sampai ke surga di akhirat

“Barang siapa yang menempuh jalan yang padanya ia menuntut ilmu, maka Allah menempuhkannya jalan ke surga”. (HR. Muslim dari Abu Hurairah)

  1. Menuntut lmu dikarenakan ketaqwaan dan ilmu adalah sahabat yang setia

Rasulullah Bresabda : “Belajarlah ilmu karena sesungguhnya belajarnya karena Allah itu adalah taqwa, menuntutnya itu adalah ibadah, mempelajarinya itu tasbih, membahasnya itu adalah jihad, mengajarkannya kepada orang yang belum mengetahuinya itu adalah sedekah, memberikannya kepada keluarganya itu adalah pendekatan diri (kepada Allah), ilmu itu adalah penghibur dikala sendirian, teman dikala sepi, petunjuk kepada agama, pembuat sabar dikala suka dan duka, kerabat dikala dalam kalangan orang asing dan sebagai menara jalan ke surga. Dengannya Allah mengangkat kaum-kaum, lalu dia menjadikan sebagai ikutan, pemimpin dan petunjuk yang diikuti, penunjuk pada kebaikan, jejak mereka dijadikan kisah dan perbuatan mereka  diperhatikan. Malaikat senang terhadap perilaku mereka dan mengusap mereka dengan sayap mereka (malaikat). Setiap barang yang basah dan kering sehingga ikan di lautan, serangga, binatang buas, binatang jinak di daratan, dan langit serta bintang memohonkan ampun bagi mereka”. (Dari Muadz bin Jabbah)

  1. Factor Gangguan (Noise) Dalam Belajar
  2. Kesulitan dalam pemusatan perhatian (fokus) terhadap materi yang dipelajari
  3. Gangguan daya ingat (mudah lupa)
  4. Kesulitan dalam menghafal materi yang dipelajari
  5. Kesulitan dalam memahami materi yang dipelajari
  6. Kurangnya fasilitas untuk menunjang aktivitas belajar
  7. Bergantung pada fasilitas yang instan seperti internet, hal ini dapat membodohkan pembelajar secara tidak langsung. Dan dengan adanya internet membuat kita malas dan selalu tergantung.
  8. Cepat malas dalam belajar
  9. Cepat bosan dalam belajar
  10. Dan cepat mengantuk dalam belajar
  11. Hasil Yang Didapat Dalam Belajar
  • Pintar Atau Cerdas

Pintar salah satu hasil dari aktivitas belajar, dalam belajar otak adalah kunci utama. Otak banyak berfungsi dalam aktivitas belajar dan bagian tersebut disebut dengan pintar. Kepintaran atau kecerdasan otak yang membedakan pola pikir dan sudut pandang seseorang dalam menjalani hidup. Mampu membedakan mana yang baik dan mana yang buruk dalam mengambil tindakan ketika tertimpa masalah. Kecerdasan juga dapat menjadikan seseorang sukses baik itu sukses dalam belajar di sekolah maupun sukses dibidang bisnis (pekerjaan).

  1. Sarana Dan Prasarana Dalam Belajar

Yang harus ada dalam belajar adalah sarana dan prasarana, karena tanpa itu dalam belajar kurang lengkap. Sarana dan prasarana harus memadai dalam belajar agar tercipta belajar yang efektif dan baik. Dan menghasilkan otak-otak yang cerdas dan mampu bersaing di dunia. Sarana dan prasarana yang dimaksudkan seperti contoh :

  1. Alat tulis
  2. Fasilitas buku
  3. Tempat atau ruangan yang nyaman dalam belajar
  4. Fasilitas tambahan seperti Perpustakaan, ruang Lab, Komputer dan lain sebagainya.

 

BAB II

PENUTUP

  1. Kesimpulan

Suatu usaha yang dilakukan dengan kesadaran sendiri yang merujuk pada interkasi seseorang (individu) dengan lingkungan, yang menghasilkan suatu perubahan yang terjadi melalui latihan dan pengalaman. Belajar meliputi segala perubahan baik berpikir, pengetahuan, informasi, kebiasaan, keterampilan, kemampuan (skill) maupun sikap dan nilai-nilai positif yang diperoleh dari belajar. Belajar tidak hanya di sekolah atau pun di kampus, akan tetapi belajar bisa dimana pun dan belajar melalui segalanya bahkan dari hal kecil pun. Bisa belajar dari pengalam hidup dan lain sebagainya.

Dalam Al-Qur’an dan Al-hadist sudah tertera dengan jelas bahwa perintah menuntut ilmu (belajar) sangat di anjurkan bahkan di fardhukan (diwajibkan) bagi setiap mukmin baik laki-laki maupun wanita. Jadi sudah jelas sekali setiap manusia harus bersungguh-sungguh dalam belajar.

Adapun manfaat dalam belajar sangatlah banyak seperti menambah pengetahuan dan wawasan, menambah informasi, menumbuhkan skill dan menanamkan pola pikir dan sikap mental yang baik. Selain itu belajar juga ada factor gangguannya seperti malas belajar, cepat bosan dan cepat mengantuk.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

  1. Saran

Al-hamdulilahirabbil al-amin

 

Telah selesailah makalah yang penulis buat ini, makalah ini jauh dari kesempurnaan, maka oleh karena itu kami mengharapkan kepada Dosen pengampuh mata kuliah ini dan para mahasiswa untuk agar dapat memberi kritik dan saran terhadap makalah yang telah kami buat ini.

Saran untuk kita semua gunakan waktu dengan sebaik-baiknya untuk belajar dengan tekun dan bersungguh-sungguh. Karena dengan belajar kunci dari segala kesulitan yang menambah ilmu pengetahuan dan keterampilan. Dan belajar sangat berpengaruh terhadap masa depan yang cemerlang yakni sukses dan behasil dalam segala bidang.

Dengan dibuatnya makalah tentang belajar ini, harapan dari penulis semoga dapat bermanfaat bagi kita semua, khususnya bagi penulis dan umumnya bagi para Mahasiswa. Amin

 

Billahi taufiq wal hidayah

Summassalamu’alaikum Wr. Wb.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

DAFTAR PUSTAKA

  1. Http ://marhaifa.wordpress.com/2009/03/15/perintah-menuntut-ilmu-dalam-al qur’an-dan-al hadist/. Dikases pada 14 oktober 2015 pukul 18:06 am
  2. Hasil refrensi pemikiran sendiri dari penulis makalah.

 

Advertisements